Kamis, 19 September 2013

Adolf Hitler (Ras Arya akan Pimpin Dunia)

INGAT Hitler, ingat kekejaman. la pernah bertekad menyapu bersih orang Yahudi di seluruh daratan Eropa. Tidak tahu mengapa, Hitler sangat membenci kaum Yahudi dan Slavia. Dalam bukunya yang terkenal Mein Kamf atau Perjuanganku tokoh Jarman paling kejam ini menulis bahwa sejarah merupakan pertarungan antara ras-ras di dunia. Ras terbaiklah yang akan menang. Bagi Hitler ras Arya yang berpusat di Jarman pasti menang dan akan memimpin dunia. Dalam buku yang merupakan kitab suci" kaum Nazi itu, dengan geram Hitler marah kepada ras-ras yang dianggap rendah. "Mereka harus dilenyapkan dari muka bumi," katanya. Ada yang hilang, Hitler itu campuran antara megalomania dan paranoid.



Buku-buku tentang perang paling ia sukai dan kalimat-kalimatnya akan selalu diingatnya dengan baik. Kecerdasan Hitler biasa saja, middlematig, tapi memorinya kuat. Uniknya, Hitler yang menganggap orang jerman paling agung, juga mengagumi orang yang bukan Jarman. Ketika mulai menginjakkan kakinya di dunia politik, is memuja Benito Mussolini, pemimpin Italia, yang ia anggap sebagai "a great man". Hitler menyebut Mussolini sebagai negarawan ulung dan menganggap negarawan Jerman kerdil jika dibanding tokoh Italia itu. Sejarah Hitler adalah sejarah tentang kekejaman. la bagaikan monster Eropa ketika memutuskan orang Jerman membutuhkan ruang hidup yang lebih luas. Ambisinya adalah menaklukkan seluruh Eropa, tidak terkecuali Rusia di Eropa Timur. Salah satu ciri kekejaman Hitler adalah memasukkan musuh-musuhnya, terutama kaum yang dianggap rendah ke kamp-kamp konsentrasi atau ke kamar-kamar gas. Dan jumlahnya tidak hanya ribuan tetapi jutaan. Rasanya di dalam sejarah manusia tidak ada tokoh yang kekejamannva melebihi Hitler. Dalam suatu sidang pengadilan Hitler secara terus terang mengatakan, musuh utamanya adalah orang Perancis, Yahudi, dan kaum Marxis.



Adolf Hitler lahir di Brunau ( gw kira brunei gan... hehehehehe ), wilayah Austria, 20 April 1889. Ayahnya, Alois Schiklgruber dari kelompok minoritas Austria yang bekerja sebagai pegawai pabean. Ibunya, Kiara Polzl meninggal dalam usia yang cukup muda. Dari enam saudara hanya Hitler dan adiknya Paula yang hidup sampai dewasa. Adolf Hitler anak yang tidak terlalu cerdas, tetapi juga tidak bodoh. Kala remaja ia tidak suka mabuk-mabukan, tidak mengkonsumsi obat terlarang, dan tidak suka main perempuan. Orang tidak tahu pasti, dari anak yang hidup lurus seperti itu bisa berubah menjadi manusia yang memiliki pikiran-pikiran "gila" dan mempraktikkan pikiran-pikiran itu dalam bentuk kekejaman luar biasa. Bisa jadi ia terobsesi oleh pandangan Lanz von Liebenfels bahwa satu-satunya manusia terpilih adalah bangsa Arya dan yang lain hanyalah "kecoak". Maka, hanya bangsa Aryalah yang berhak memimpin dunia dan enyahlah kalian. Itu filosofi Hitler tentang kehidupan.



Adolf Hitler suka menggambar dan di sekolah pelajaran itu yang paling ia sukai dan kuasai. Wajar kalau ia punya cita-cita menjadi pelukis. Dengan bekal kemampuan menggambar, Hitler pergi ke Wina dan mendaftarkan diri di Akademi Kesenian. Hitler sangat kecewa karena gagal tes masuk. la tetap tinggal di Wina beberapa bulan untuk menghabiskan bekal yang diberikan ibunya. Cita-citanya untuk menjadi Zionis dan militer. Hitler mulai mempraktikkan jiwa megalomania dengan menyebut dirinya "Sang Fuehrer". Pemerintahannya dijalankan dengan tangan besi. Semua lawan politik disikat habis, kalau perlu dengan pembantaian. Partai Nazi menyensor semua buku yang dianggap berbahaya. Bukti-buku itu langsung dibakar. Para guru sekolah harus mengajarkan "cinta Nazi" sebagai mata pelajaran wajib kepada para siswa. Tidak ada yang berani ingkar. Semua orang harus patuh kepada Hitler dan Nazi. Dengan kombinasi antara kecerdikan dan kekejaman. Hitler berhasil memaksakan kehendak. Yang berani membantah adalah sebuah bentuk pembangkangan dan berujung kematian. Pada saat Hitler berkuasa, bangsa Yahudi paling menderita, karena memang bangsa Yahudi yang paling ia benci. Ribuan bahkan mungkin jutaan orang Yahudi dikirim ke kamp-kamp konsentasi atau kamar gas. Konon Hitler memang ingin menghabisi orang Yahudi di seluruh Eropa.



Kalau di dalam negeri ia seorang diktator, bagi negara-negara lain Hitler adalah seorang agresor besar. Tahun 1939, Hitler menyerang Polandia. Serangan itu dilakukan begitu mendadak dan terkenal dengan sebutan blitzkrieg atau serangan kilat. Serangan ke Polandia itu membuat Inggris dan Perancis marah. Tapi rupanya tidak ada yang mampu membendung tentara Nazi yang terus melaju dan menaklukkan negara Denmark, Norwegia, Belanda, Belgia, dan Perancis. Penaklukan tersebut hanya membutuhkan waktu satu minggu.



Tahun 1940 itu merupakan tahun kemenangan Nazi Jerman. Dan tentu saja tahun kemenangan Hitler. Inggris menjadi sasaran berikutnya. Hitler frustrasi ketika Angkatan Udara Inggris berhasil mengusir pesawat-pesawat Jerman dari wilayah Britania Raya. Dan memang terbukti bahwa Sang Fuehrer bukanlah Tuhan. Sekuat-kuatnya Hitler dan sekutunya, Italia dan Jepang tetaplah mereka manusia yang bisa kalah. Di berbagai front, Jerman dan Italia mulai terdesak. Sekutu mulai melakukan konsolidasi. Mereka membuat pasukan Italia jadi pencundang di Afrika Utara dan Yunani, bahkan di Italia sendiri. Tentara Merah Rusia yang berjumlah amat besar terus melaju untuk menghadapi pasukan Jerman yang mulai lemah karena logistik kurang lancar. Satu demi satu Tentara Merah merebut kembali kota-kota yang diduduki Jerman. Hitler mulai sadar bahwa kekuatan lawan tidak bisa lagi dianggap ringan. Apalagi setelah Amerika Serikat campur tangan karena Jepang menyerang pangkalan militernya di Pearl Harbour. Di mana-mana pasukan Jerman terdesak. Jenderal Eisenhower, Panglima Tertinggi Pasukan Sekutu di Eropa menjebol benteng pertahanan Jarman di sepanjang pantai Atlantik. Pada tanggal 6 Juni 1944, tentara Sekutu berhasil membebaskan Perancis. Di front Timur Tentara Merah terus mendesak pasukan Jerman dengan tidak kalah kejamnya.



Pertengahan tahun 1944 itu kekalahan Jerman sudah mulai tampak. Hitler tidak bisa lagi mengumbar ketakaburan. Ketika Jerman takluk kepada Sekutu, Adolf Hitler benar-benar menjadi manusia yang kalah. la tidak gugur dalam pertempuran dengan gagah berani, ada yang mengatakan dia bunuh diri namun masih disangsikan, dan sampai saat in kematian hitler masih menjadi misteri.



Pustaka
50 Tokoh Politik Legendaris Dunia Oleh Achmad Munif

0 comments:

Poskan Komentar