Sabtu, 15 Desember 2012

STRUKTUR KULIT MANUSIA

Struktur Kulit dengan Masing-Masing Fungsinya


Agar dapat merawat kulit dengan baik, kita harus mengenali struktur kulit secara keseluruhan. Dengan demikian, kita dapat dengan mudah memahami proses perawatan yang akan dilakukan.

Kulit memiliki tiga lapisan jaringan dengan fungsi yang berbeda. Lapisan tersebut terdiri dari lapisan epidermis (kulit ari), lapisan dermis (kulit jangat), dan lapisan hipodermis (subkutan).

a. Lapisan epidermis
Struktur kulit Lapisan ini terletak paling luar. Lapisan terluar ini tampak seperti jaringan hidup, tetapi sebetulnya merupakan tumpukan sel-sel kulit mati yang disebut dengan horny. Lapisan horny terdiri dari milyaran sel pipih yang mudah mengelupas dan digantikan dengan sel baru setiap 4 minggu atau sekitar 28 hari.

Lapisan epidermis terdiri dari empat lapisan sel yaitu lapisan tanduk (stratum corneum), lapisan but (stratum granulosum), lapisan tajuk (stratum spinosum) dan lapisan tunas (stratum basale). Lapisan tanduk tersusun atas 15-40 deretan sel-sel mati. Sel ini bersifat elastis dan mengandung protein yang disebut keratin. Lapisan butir tersusun atas 1-2 deretan sel mati dan mengandung substansi keratohialin. Adapun lapisan tajuk terdiri dari sekitar 4-10 deretan sel-sel hidup yang mempunyai ruas-ruas, menonjol, dan saling bersentuhan satu sama lain. Lapisan tunas juga dibangun dari sel-sel hidup yang memproduksi pigmen yang disebut pigmen melanin.

Proses regenerasi kulit dimulai dari sel basal pada lapisan tunas. Sel-sel tersebut terus membelah diri dan membentuk anak-anak sel baru. Beberapa di antaranya ada yang tetap tinggal pada lapisan tunas, sedangkan sel yang lain bergerak menuju permukaan kulit dan akhirnya membentuk lapisan atas (lapisan tanduk). Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah lapisan tunas menjadi lapisan tanduk sekitar 28 hari. Setelah itu, sel tersebut mati dan biasanya ditandai dengan kulit menjadi suram, kering, dan akhirnya mengelupas.

b. Lapisan dermis
Lapisan ini berada di bawah lapisan epidermis, tepatnya di dalam jaringan penunjang (kolagen) dan jaringan penghubung (elastin). Struktur kulit Lapisan dermis tersusun atas pembuluh darah, ujung syaraf, kelenjar minyak kulit, kelenjar keringat, otot penegak rambut, dan akar rambut. Selain itu, lapisan dermis juga mengandung serat yang elastis sehingga dapat membuat kulit yang dikerutkan akan kembali ke bentuknya semula. Serat elastis dalam dermis biasanya terbuat dari jaringan protein sehingga apabila terjadi kekurangan protein maka kulit menjadi kurang elastis dan mudah mengendur serta dapat menimbulkan kerutan.

c. Lapisan hipodermis
Lapisan hipodermis terdiri dari jaringan konektif, pembuluh darah, dan sel-sel penyimpan lemak. Fungsi dari lapisan ini yaitu membantu melindungi tubuh dari benturan-benturan fisik dan mengatur panas tubuh. Jumlah lemak pada lapisan ini akan meningkat apabila makan terlalu berlebihan. Jika tubuh memerlukan energi ekstra atau tambahan maka secara otomatis lapisan ini akan memberikan energi dengan cara memecah simpanan lemaknya.

Pustaka-STRUKTUR KULIT MANUSIA


Cantik dan Awet Muda dengan Buah, Sayur dan Herbal Oleh Emma S. Wirakusumah

Foto/Gambar

medicastore

0 comments:

Poskan Komentar