Minggu, 30 Desember 2012

Jenis Majas Pertentangan

Majas Pertentangan


a. Hiperbola
Hiperbola adalah jenis majas pertentangan yang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya dimaksudkan, baik jumlah, ukuran, atau sifat-sifatnya. Tujuan menggunakan majas hiperbola adalah untuk mendapatkan perhatian yang lebih saksama dari pembaca.

Contoh:
• Sampah-sampah di Kota Bandung bertumpuk setinggi gunung.
• Karena kekurangan gizi, badan anak itu
kerempeng tinggal kulit membalut tulang.
• Buku Harry Potter telah mengguncang dunia

b. Litotes
Litotes adalah jenis majas pertentangan merupakan kebalikan dari hiperbola. yaitu majas yang di dalam pengungkapannya menyatakan sesuatu yang positif dengan bentuk yang negatif atau bentuk yang bertentangan. Litotes mengurangi atau melemahkan kekuatan pernyataan yang sebenarnya.

Contoh:
• Mampirlah ke gubuk kami yang kurang nyaman ini.
(Padahal kenyataannya rumahnya bagus dan nyaman)

• Ini hanyalah tulisan biasa yang kurang berbobot.
(Padahal isi tulisan tersebut sangat bagus)

c. Ironi
Ironi adalah jenis majas pertentangan yang menyatakan makna yang bertentangan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan sindiran. Ironi dapat berubah menjadi sinisme dan sarkasme dengan munculnya kata-kata yang lebih kasar.

Contoh:
• Aduh, bersih sekali kamar ini, sampah makanan bertebaran di mana-mana.
• Rajin sekali kamu datang ke sekolah, sudah 2 jam bel masuk berbunyi.

Pustaka-Jenis Majas Pertentangan


Think Smart Bahasa Indonesia Oleh Ismail Kusmayadi

0 comments:

Poskan Komentar