Rabu, 12 Desember 2012

Dampak Negatif Ketika Bekerja

Hal yang Patut diketahui Ketika Bekerja

Bekerja juga selalu akan mengikutsertakan dampak negatif. Jadi, lakukan langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif tersebut, yaitu sebagai berikut :

1. Gunakan pelindung atau perlengkapan keamanan (helm, safety belt, kacamata, pelapis layar monitor komputer, masker, baju antiradiasi, dan sebagainya) bekerja. Tampak sepele dan merepotkan, tetapi hal-hal seperti ini akan mencegah terjadinya kecelakaan atau dampak berbahaya dari bekerja.

2. Jaga jarak baca dengan komputer. Jika pekerjaan Anda lebih banyak menghadapi komputer, jarak baca yang ideal ialah 40-50 cm dari layar monitor. Posisikan kepala tegak lurus dengan punggung yang juga tegak lurus terhadap lantai. Kepala yang menunduk sering membuat tengkuk sakit dan menyebabkan sering sakit kepala (tension headache). Gunakan kacamata desk, yaitu antara kacamata baca dan rabun jauh khusus untuk bekerja dengan komputer.

3. Bekerjalah secara dinamis dan bergerak. Jika pekerjaan Anda statis, misalnya akuntan, sempatkan berdiri, menggerakkan tubuh bagian atas dan bawah agar tidak pegal, kaku, atau bahkan terkena sindrom DVT (deep vein trombosis) atau sindrom trombosis vena dalam. Darah yang bergerak lamban akan menggumpal kecil-kecil (emboli) dalam vena dan akan menuju jantung kanan, lalu menyumbat pembuluh paru. Hal ini bisa berdampak serius pada jantung, bahkan dapat meninggal mendadak. Gejalanya ialah nyeri dada, pembuluh vena kelihatan menonjol, sakit di kaki atau betis, bengkak di kaki atau bagian bawah tubuh, dan napas menjadi pendek-pendek. Ini juga bisa terjadi pada orang yang melakukan suatu posisi, seperti duduk atau berdiri terlalu lama (misalnya naik pesawat terbang jarak jauh).

4. Tetap bugar selama penerbangan. Duduk di kursi pesawat yang sempit dan berdesak-desakan selama berjam-jam akan menimbulkan otot-otot kram, lelah, dan bengkak. Apalagi yang memang mempunyai masalah sirkulasi darah di tungkai kaki. Mereka juga berisiko terserang tromboflebitis. Berikut ini cara menjaga kebugaran di pesawat :

a. Rilekskan kaki-kaki Anda dengan cara tegangkan kaki selama 5-10 detik, lalu lemaskan 2-5 detik. Ulangi beberapa kali untuk kelompok otot-otot betis, paha, pantat, dada, bahu, leher, lengan atas, dan tangan.
b. Gerakkan bahu (bukan kepala atau leher untuk memutar ke depan dan belakang untuk mengolahragakannya.
c. Ulurkan kedua tangan untuk menggapai langit-langit, lalu regangkan kedua tangan Anda.
d. Gerak-gerakkan ujung kaki Anda ke atas dan ke bawah.
e. Bangun dan berjalan-jalanlah tiap dua jam sekali sambil melakukan pernapasan perlahan dan dalam hal ini membantu mengurangi kelelahan dan kebekuan sirkulasi cairan dan darah.

5. Bekerjalah dengan hati-hati dan jangan membawa/memikirkan persoalan di luar kantor. Ini akan menyebabkan stres sehingga pekerjaan menjadi tidak selesai, atau yang lebih parah adalah timbulnya kecelakaan/kesalahan kerja.

6. Bagi yang bekerja di gedung tinggi (lantai tiga ke atas) dan ruangan AC, hati-hati terhadap buildingsick syndrome (BSS), yaitu sindroma rasa lelah berlebihan/tidak hilang-hilang, sering masuk angin, pegal-pegal, pusing, meriang, dan tidak enak badan. Sindrom ini diakibatkan oleh gaya gravitasi bumi yang lebih tinggi dan sistem AC yang kurang sehat plus banyak asap rokok. Penanganannya tidak lain dan tidak bukan ialah dengan menjalankan sikap hidup sehat dan berolahraga.

Pustaka-Dampak Negatif Ketika Bekerja

Health Quotient:Cerdas Kshtn U/ Ekskut Oleh TA Tatag Utomo

0 comments:

Poskan Komentar