Senin, 24 Desember 2012

Cara Mencegah Gangguan Hormon

Mencegah Gangguan Hormon


Seringkali gangguan atau ketidakseimbangan hormon baru diketahui setelah terdeteksi adanya ketidaknormalan pada sistem reproduksi, misalnya siklus haid dan sulit hamil. Oleh karena itu, sulit untuk mengantisipasi hal ini, kecuali segera melakukan pemeriksaan begitu merasakan adanya gangguan atau ketidaknormalan pada sistem reproduksi.

Sebelum melakukan pengobatan, sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.Ada beberapa pemeriksaan yang bisa mendeteksi adanya gangguan hormon atau ovulasi, yaitu USG, laparoskopi dan sitologi vaginal, biopsi endometrium, serta getah serviks.

Namun, untuk segi kepraktisan bisa dilakukan pemeriksaan darah. Untuk hasil akurat, darah akan diambil pada hari-hari tertentu siklus haid tergantung pemeriksaan hormon yang ingin diketahui. Berdasarkan hasil pemeriksaan,akan dipertimbangkan pengobatannya. Bisa hanya mengubah gaya hidup, minum obat oral, atau suntik.

Pada gangguan hormon dengan kadar yang rendah, pengembalian fungsi hormonal tubuh bisa cukup dengan gaya hidup sehat. Namun, pada gangguan hormonal tertentu, tindakan pemberian obat suntik dengan kadar tinggi sekalipun sering tidak memberikan hasil yang memuaskan, bahkan memberikan efek tambahan pada organ tubuh lainnya. Jadi, pengobatan tergantung pada penyebab, kadar gangguan dan usia penderita.

Misalnya, wanita dengan kadar FSH tinggi, mungkin tidak bisa diobati hanya dengan obat oral/tablet, tetapi harus dikombinasikan dengan obat suntik. Namun, bisa juga harus dilakukan pengobatan atau operasi yang menjadi penyebabnya, misalnya kista endometriosis atau tumor di hipotalamus.

Catatan : Keberhasilan pengobatan gangguan hormon tergantung penyebab, kadar, dan usia

Pustaka-Cara Mencegah Gangguan Hormon


Solusi Problem Wanita Dewasa Oleh Dini Kasdu

0 comments:

Poskan Komentar