Senin, 12 November 2012

MENGENAL PROTEIN DAN FUNGSINYA

Protein dan Fungsinya


Protein terdapat di dalam semua sistem kehidupan dan merupakan suatu komponen seluler utama yang menyusun sekitar setengah dari berat kering sel. Setiap sel mengandung ratusan protein yang berbeda-beda dan tiap jenis sel mengandung beberapa protein yang khas bagi sel tersebut. Sebagian besar protein disimpan di dalam jaringan otot dan beberapa organ tubuh lainnya, sedangkan sisanya terdapat di dalam darah.

Istilah protein, yang dikemukakan pertama kali oleh pakar kimia Belanda, G.J. Mulder pada tahun 1939, berasal dari bahasa Yunani 'proteiost'. Proteios sendiri mempunyai arti "yang pertama" atau "yang paling utama". Protein ternyata memegang peranan yang sangat penting pada organisme, yaitu dalam struktur, fungsi, dan reproduksi.

Karena protein tersusun atas asam-asam alfa amino, susunan kimianya mengandung unsur-unsur seperti yang terdapat dalam asam alfa amino penyusunnya, yaitu karbon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen. Molekul protein kadang-kadang terdapat unsur belerang jika di antara monomernya terdapat asam amino sistein atau metionin. Pada protein majemuk, selain unsur-unsur tersebut, kemungkinan masih mengandung fosfor, besi atau magnesium.

Susunan bagian-bagian berbagai macam protein tidak jauh berbeda, yaitu sekitar 52,4054,50% karbon; 6,90-7,30% hidrogen; 15,50-18,00% nitrogen; 21,00-23,30% oksigen; dan 0,80-2,00% belerang. Dewasa ini telah dikenal banyak jenis protein. Adanya perbedaan antara protein yang satu dan protein yang lain, pada umumnya, disebabkan oleh adanya perbedaan jumlah, jenis, dan cara kombinasi asam alfa amino penyusunnya.

Protein yang terdapat pada tanaman dikenal sebagai protein nabati, yang dibentuk dan bahan-bahan yang terdapat di dalam tanah dan air melalui proses biokimiawi yang rumit. Protein nabati yang baik adalah protein yang terdapat pada jenis kacang-kacangan. Protein yang terdapat pada hewan dikenal sebagai protein hewani, yang umumnya mengandung asam alfa amino yang sama dengan yang digunakan oleh tubuh manusia. Oleh karena itu, protein hewani dianggap sebagai protein yang sempurna atau protein yang nilai biologisnya tinggi.

Banyak jenis protein yang telah diketahui. Senyawa-senyawa ini mempunyai sifat koloid yang menyebabkan sangat sukar dipisahkan dan dimurnikan dari campurannya. Perbedaan di antara jenis-jenis protein ini terkadang tidak jelas sehingga sukar sekali untuk menentukan apakah sebuah sediaan protein terbentuk dari satu macam molekul protein atau dari berbagai macam protein.

Dalam semua sel hidup ditemukan protein. Peranan utama protein di dalam tubuh manusia adalah untuk membangun sel baru, memelihara sel-sel yang telah ada, dan mengganti sel-sel yang telah rusak. Protein juga dapat berperan sebagai sumber energi, apabila konsumsi makanan berenergi tinggi yaitu lemak dan karbohidrat tidak mencukupi. Dari berbagai jenis protein, ada yang mempunyai peranan spesifik untuk tubuh, misalnya sebagai pengatur metabolik (hormon), biokatalisator (enzim), sebagai pertahanan tubuh (antibodi); pembawa sifat turunan, pengangkut oksigen dalam darah, dan masih banyak lagi fungsi yang lain.

Pustaka - MENGENAL PROTEIN DAN FUNGSINYA


Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran Oleh Drs. Damin Sumardjo

Foto/Gambar
proteksikesehatan.blogspot

0 comments:

Poskan Komentar