Senin, 05 November 2012

Kromosom dan Ciri Struktur Selular Eukariutik

JUMLAH KROMOSOM


Pada organisme-organisme yang lebih kompleks, misalnya tumbuhan dan hewan, setiap sel somatik (sel apapun selain sel-sel kelamin) mengandung satu set kromosom yang diwarisi dari induk maternal (betina) dan satu set kromosom yang sebanding (kromosom-kromosom homolog atau disebut homing saja) dari induk paternal (jantan). Jumlah kromosom pada set ganda itu disebut jumlah diploid (2n). Akhiran "ploid" mengacu pada "sel-sel" kromoson Awalan mengindikasikan derajat ploidi. Set-set kelamin, atau garnet, yang mengandung separuh jumlah set kromosom pada sel somatik, disebut sebagai sel-sel haploid (n). Istilah genom mengacu pada set haploid informasi genetik yang terkandung dalam sel-sel (dengan kata lain pada kromosom-kromosom) dari suatu spesies tertentu. Jumlah kromosom pada setiap sel somatik sama pada semua anggota suatu spesies. Misalnya, sel-sel somatik manusia mengandung 46 kromosom, sel-sel tembakau mengandung 48. sapi 60. ercis 14. lalat buah 8. dan lain sebagainya.

Tabel Ciri-ciri Struktur Selular Eukariutik
























































































Struktur SelCiri-ciri FisikFungsi
Struktur-struktur ekstraselularSebuah dinding Se] yang mengelilingi membran plasma; terutama tersusun atas selulosa pada tumbuhan, peptidoglikan pada bakteri. kitin pada fungi. Sel-sel hewan tidak dikelilingi oleh dinding sel. Sejumlah bakteri memproduksi kapsul-kapsul ekstraselular yang tersusun dari polisakarida atau glikoprotein.Memberikan kekuatan dan kekakuan (rigidity) pada sel
Membran plasmaFosfolipid lapis ganda (phospholipid bilayer) yang juga mengandung protein-protein dan sterol-sterol (pada sel hewan)Mengalur lalu-lintas molekular ke dalam dan ke luar sel: zat-zat ekstraselular (misalnya nutrien, air) memasuki sel dan zat-zat buangan atau sekresi meninggalkan sel; lalu-lalang zat-zat mungkin memerlukan energi (trunspor aktif) atau mungkin pasif (difusi)
NukleusDikelilingi oleh sebuah membran ganda (membran nukleus) sang mengatur pergerakan materi di antara nukleus dan sitoplasma; pada membran itu terdapat pori-pori yang berkomunikasi dengan retikulum endoplasma. Mengandung kromatin, yang merupakan komponen nukleoprotein kromosom. Hanya bagian DNA pada kromosom yang mengandung materi herediter.Memegang kontrol utama fungsi-fungsi selular melalui matri genetiknya (DNA)
NuklcolusTempat-tempat) sintesis RNA ribosom (rRNA) pada kromatin: menghilang dalam pandangan jika dilihat dengan mikroskop cahaya saat replikasi selularSintesis RNA ribosom
NukleoplasmaKomponen-komponen nonkromatin dari nukleus yang mengandung materi-materi untuk membangun DNA dun RNA messenger (molekul-molekul mRNA berperan sebagai perantara antara nukleus dan siloplasma)Terlibat dalam replikasi DNA dan ekspresi gen
SitoplasmaMengandung berbagai struktur (lihat bawah) dan sistem-sistem enzimatik (misalnya glikolisis dan sintesis protein)Terlihat dalam penyediaan energi bagi sel: pelaksanaan instruksi-instruksi genetik dari nukleus.
RibosomMengandung tiga atau empat molekul RNA ribosom dan lebih dari 50 macam proteinTempat sintesis protein
Retiktilum endoplasmaSistem membran internal; retikulum endoplasma kasar (rough endoplasmic reticulum, RER) mengandung ribosom: retikulum endoplasma halus (smooth endoplasmie retieulum. SER) tidak mengandung ribosomRER bertanggung jawab atas modifikasi rantai-rantai polipeptida menjadi protein matang (misalnya melalui glikosilasi) dan SER adalah tempt sintesis lipid
MitokondriaDikelilingi oleh dua membran fosfolipid lapis ganda: mengandung enzim-enzim yang diperlukan untuk produksi ATP. Mengandung kumpulan gen yang terpisah dari gen-gen nukleus. Gen-gen mitokontiria terdapat pada sebuah kromosom sirkular yang terlihat dalam fungsi mitokondriaProduksi adenosin trifosfat (ATP) melalui siklus Krebs dan rantai trunspor elektrom beta oksidasi asam-asam lemak berantai panjang; ATP adalah sumber utama energi bagi reaksi-reaksi biokimiawi
PlastidaStruktur pada sel tumbuhan yang dikelilingi oleh membran ganda: mengandung pigmen-pigmen semisal klorofil dan karotinoid. Misalnya, kloroplas pada tumbuhanTempat penyimpanan dan sintesis makanan (misalnya pati): folosintesis terjadi di kloroplas
Badan (aparatus) GolgiOrganel yang tersusun dari sistema seperti kantung yang pipih, terletak sangat dekat dengan ER dan banyak melakukan komunikasi dengan struktur tersebut. Sistema yang tidak begitu berkembang terkadang disebut diktiosom pada sebagian fungi, protozoa, dan tumbuhanTempat ditambahkannya gula, fosfat, sulfat, atau asam-asam lemak pada protein-protein tertentu: saat membran-membran melepaskan diri dari sistem Golgi. membran-membran itu akan dikirim dalam vesikula-vesikula transpor agar mencapai tempat-tempat spesifik (misalnya membran plasma untuk sekresi ke luar sel, lisosom)
LisosomKantung yang dikelilingi oleh membran. berisikan enzim-enzim digestif pada semua sel eukariotikMembantu mencerna (mendigesti) bakteri dan partikel-partikel asing lainnya secara intraselular, dapat menyebabkan kehancuran sel jika pecah
VakuolaOrganel penyimpanan yang dikelilingi membranTempat penyimpanan air dan produk-produk metabolik (misalnya asam amino, gula); sel-sel tumbuhan seringkali memiliki vakuola pusat berukuran besar yang (ketika terisi cairan yang menghasilkan tekanan turgor) membuat sel menjadi kaku
SentriolTersusun dari mikrotubulus: mampu direplikasi setelah setiap pembelahan sel; jarang ada pada tumbuhanMembentuk kutub-kutub aparatus gelondong selama pembelahan sel
SitoskeletonTersusun atas mikrotubulus dari protein tubulin (seperti pada serabut gelendong yang bertanggung jawah atas pergerakan kromosom selama pembelahan nukleus atau pada flagela dan silia), mikrofilamen aktin dan miosin (seperti pada sel-sel otot), dan filamen-filamen intermediet (yang masing-masing memiliki protein tersendiri. misalnya keratin)Berkontribusi bagi bentuk, pembelahan, dan motilitas sel, serta kemampuan untuk menggerakkan dan menyusun komponen-komponennya
SitosolBagian Cair sitoplasma selain unsur-unsur bentukan yang disebutkan di atas; mengandung air, mineral, ion, gula, asam amino, dan nutrien-nutrien lainKomponen-komponennya terlihat dalam pembentukan biopolimer-biopolimer makromolekular (asam-asam nukleat. protein, lipid. dan karbohidrat-karbohidrat berukuran besar semacam pati dan selulosa) dan aspek-aspek lain metabolisme selular.

Pustaka - Kromosom dan Ciri Struktur Selular Eukariutik


Schaum's Genetika Oleh Susan Elrod, Ph.D. dan William Stansfield, Ph.D.

Foto/Gambar
infobidannia.wordpress

0 comments:

Poskan Komentar