Minggu, 25 November 2012

Fungsi Lisosom Pada Tumbuhan

Fungsi Lisosom


Organel sel ini ditemukan oleh Christian de Duve pada tahun 1955 berdasarkan pemeriksaan-pemeriksaan secara biokimiawi dan tidak dapat dilihat secara jelas dengan menggunakan mikroskop cahaya. Jumlah lisosom di dalam sel tidak tentu.

Lisosom berbentuk bulat seperti bola dengan diameter 500 mm. Lisosom mengandung enzim yang berfungsi untuk mencernakkan bahan makanan yang masuk ke dalam sel (Gambar). Lisosom dihasilkan oleh Retikulum Endoplasma kasar dan badan Golgi.


Lisosom yang berisi enzim hidrolitik


Lisosom berasal dari bahasa Yunani yang berarti badan pemecah. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolitik seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, dan fosfatase. Enzim-enzim ini dibuat oleh ribosom yang menempel pada retikulum endoplasma.

Lisosom juga berfungsi merusak bakteri jahat dan menghancurkan organel yang rusak. Substansi hasil pencernaan lisosom, misalnya bagian sel bakteri, disimpan dalam vesikel kemudian ditranspor ke membran plasma dan selanjutnya dikeluarkan dari dalam sel. Dalam sel-sel yang melakukan pencernaan intrasel, zat-zat diambil secara fagositosis.

Bila sel-sel rusak, lisosom pecah dan melepaskan enzimnya serta dapat merusakkan sel tersebut sehingga dimungkinkan adanya pembaharuan dan penyusunan kembali bagian organel sitoplasma. Hasil pencernaan dari organel-organel yang sudah tua dilepaskan kembali ke dalam sitoplasma. Limbah ini dapat didaur ulang lagi untuk membuat bagian sel yang baru.

Pustaka-Fungsi Lisosom Pada Tumbuhan


BIOLOGI Interaktif Kls.XI IPA Oleh Wijaya Jati

0 comments:

Poskan Komentar