Senin, 15 Oktober 2012

MENGENAL TANAMAN SELASIH


Mengenal Selasih


Selasih merupakan tanaman setahun yang tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis di tempat yang ketinggiannya antara 1-1.100 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini diduga berasal dari India, menyebar ke wilayah Eropa pada abad ke-16 dan sekarang sudah menyebar hampir ke seluruh belahan dunia.

Tanaman ini merupakan tanaman keramat atau sakral tidak hanya di India, tetapi juga di daerah lain, khususnya bagi pemeluk agama Hindu. Pada zaman Mesir kuno, tanaman ini digunakan sebagai pengawet jenazah. Oleh sebagian masyarakat Meksiko, selasih disimpan di dalam dompet untuk menarik uang dan kepercayaan. Selasih dipercaya dapat menghilangkan kepenatan dan pegal-pegal.

Di Prancis, selasih dianggap sebagai tanaman kerajaan dan di Mesir disebut royal herb atau kingly (tanaman raja). Sementara itu, di Italia selasih dianggap sebagai tanaman lambang cinta. Tanaman ini dipercaya dapat membersihkan udara di sekitarnya, dengan menyerap atau mengurangi ion-ion negatif dari udara. Karena itu, banyak masyarakat yang menanam selasih di sekitar rumahnya. Tanaman ini juga dipercaya memiliki kekuatan spiritual atau gaib.

Selasih merupakan salah satu dari dua tanaman yang memiliki nilai sakral di India, selain mimba (Azadirachta indica). Selain mempunyai beragam nama di beberapa daerah di Indonesia, selasih juga memiliki beragam nama di dunia, seperti sweet basil, garden basil, common basil, lui le, tulsi, St. Josephort, dan royal herb.



Selasih dapat menghasilkan minyak atsiri (essential oil) dan minyaknya sering disebut basil oil. Minyak atsiri memiliki aroma khas dan berbeda satu sama lain. Fungsi minyak atsiri yang paling luas dan paling umum diminati adalah sebagai pengharum, baik sebagai parfum untuk badan, kosmetik, pengharum ruangan, pengharum sabun, pasta gigi, dan pemberi cita rasa makanan.

Tidak begitu banyak atau hanya beberapa jenis minyak atsiri yang popular digunakan sebagai bahan terapi terhadap suatu jenis penyakit atau yang lebih populer dengan istilah terapi aroma. Minyak atsiri selasih sering digunakan untuk terapi aroma.

Minyak atsiri bisa larut secara baik di dalam lemak, sehingga kebanyakan dapat menimbulkan iritasi di bagian kulit dan selaput lendir. Jika terkontaminasi dalam jangka waktu lama, kulit akan memerah, meradang, dan melepuh. Beberapa komponen kimia yang terdapat dalam minyak selasih di antaranya linalool, geraniol, dan sineol. Komponen kimia ini tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Pustaka - MENGENAL TANAMAN SELASIH


Selasih: tanaman keramat multimanfaat oleh Efriyani Djuwita

Foto/Gambar
kesehatan.kompas
shw.missalwa.fotopages

0 comments:

Poskan Komentar