Selasa, 18 September 2012

Jenis Anggrek Indonesia

Jenis Anggrek Indonesia Yang Tersebar Di Beberapa Pulau


Jenis anggrek Indonesia yang sangat terkenal adalah anggrek bulan (Phalaenopsis arnabilis) yang diangkat sebagai bunga nasional dan dijuluki Puspa Pesona. Selain anggrek bulan, anggrek kantung (Paphiopedilurn javanicum) juga cukup kesohor. Berikut ini beberapa anggrek khusus yang tumbuh di beberapa daerah di Indonesia.

Anggrek Sumatera

Dengan topografi daerah pantai rawa bakau hingga pegunungan yang berbatu-batu, dan diselingi oleh dataran hutan yang sangat beragam, Pulau Sumatera menghasilkan beberapa jenis anggrek yang sangat menakjubkan. Salah satunya yang paling menawan adalah Coelogyne dayana merupakan salah satu Jenis Anggrek Indonesia. Anggrek bergerigi ini bagian dalamnya berwarna cokelat tua dengan lidah berwarna kekuningan dan bagian luarnya berwarna hijau pucat.



Anggrek Jawa

Menurut data di Kebun Kaya Bogor, Pulau Jawa memiliki 713 Jenis Anggrek Indonesia yang sudah terindentifikasi. Hampir semuanya dapat dijumpai di sekitar 730.00o hektar kawasan hutan lindung. Dari jumlah tersebut, terdapat 21.6 spesies endemik dan kebanyakan terdapat di Jawa Barat. Tujuh puluh persen anggrek di Pulau Jawa adalah anggrek jenis epifit.

Dari seluruh jenis anggrek yang ada di Pulau Jawa, sembilan puluh persen tumbuh di ketinggian antara 500-2.00o meter, sembilan persen tumbuh di dataran rendah, dan satu persen tumbuh di tempat yang sangat tinggi. Vanda tricolor, anggrek berwarna putih dengan totol-totol kemerahan dan ungu adalah satu spesies anggrek cantik yang terdapat di Pulau Jawa.



Anggrek Kalimantan

Pulau Kalimantan punya anggrek hitam (Coelogyne pandurata) yang sangat populer. Nama anggrek hitam diberikan karena bunga anggrek ini memiliki tanda hitam pada bibirnya yang membentang ke belakang sampai bagian dalam bunga. Daun bunga dan kelopak daun anggrek hitam berwarna hijau cerah.



Anggrek Papua

Di Papua terdapat lebih kurang 2.000 jenis anggrek Indonesia, mulai yang hidup di tepi pantai hingga di lereng gunung yang tinggi. Jenis, ukuran, bentuk, dan warnanya berbeda-beda sesuai dengan habitat tempat tumbuh. Dendrobium violaceum, subspesies violaceum adalah anggrek yang banyak terdapat di Nugini (kawasan tersebut termasuk Papua dan Papua Nugini), tepatnya di hutan pegunungan yang tingginya mencapai 2.000 meter.



Anggrek Sulawesi

Pulau Sulawesi memiliki anggrek Diplocaulobium utile yang berkembang hanya di pagi hari, dan menutupkan kelopak bunganya pada siang hari. Anggrek ini dikenal sebagai anggrek berserabut. Batangnya dapat digunakan untuk membuat berbagai kerajinan tangan seperti kotak perhiasan, tas tangan, dan alas kaki.



Anggrek Maluku

Phalaenopsis amabilis atau anggrek bulan adalah anggrek menakjubkan yang berasal dari Maluku. Anggrek bulan memiliki kelopak lebar berwarna putih dan filamen atau antena khusus berwarna kuning muda yang menyembul dari bibirnya. Anggrek bulan telah beratus-ratus tahun yang lalu dikenal oleh penduduk Indonesia. Dahulu, hanya putri-putri raja yang diperbolehkan memakai bunga yang cantik ini. Dalam Keputusan Presiden tahun 1993, Presiden Soeharto menetapkan anggrek bulan sebagai Puspa Pesona.



Anggrek Nusa Tenggara

Di Nusa Tenggara banyak dijumpai tanaman anggrek yang memiliki daun yang tebal dan berair dengan bunga yang berukuran kecil. Ciri khas tersebut mencerminkan iklim kering di kawasan Nusa Tenggara. Anggrek yang terkenal dari daerah ini adalah bunga kembar Bulbophylluin biflorum dari Flores. Nama biflorum diberikan karena anggrek ini mengeluarkan bunga yang selalu berpasangan.


Pustaka - Jenis Anggrek Indonesia


Cara Tepat Merawat Anggrek Oleh Redaksi AgroMedia

Foto/Gambar

jekyap subhan98 en.wikipedia yonggee.name iptek.net rahayu-orchids

0 comments:

Poskan Komentar