Kamis, 20 September 2012

Deskripsi Tanaman Buah Merah

Deskripsi Tanaman


Seperti tanaman pandan-pandanan lainnya, tanaman buah merah pun bercabang. Batang utamanya berkayu, berbentuk bulat dengan diameter lebih dari 10 cm. Jumlah cabang yang tumbuh di batang warga melakukan pekerjaan bersama-sama. Maklum, tradisi gotong-royong di kalangan warga Papua masih terasa sangat kental. Misalnya, ketika salah seorang warga sedang mengolah lahannya. warga yang lainnya pasti akan membantu. Sebagai balasan. si empunya lahan berkewajiban memberikan makanan kepada warga lain yang membantunya.

Makanan yang disediakan untuk mengganti tenaga yang hilang tersebut adalah hipere, sayuran, dan buah merah. Menurut penduduk ash lereng Jaya wijaya, buah merah atau lebih dikenal sauk eken oleh penduduk setempat, bisa mengganti tenaga yang hilang secara cepat. Bahkan, nantinya akan menghasilkan tenaga yang lebih besar. Napas pun tidak ngos-ngosan. tenaga pulih, dan semangat meningkat, sehingga mereka tidak memerlukan minuman suplemen berenergi layaknya warga kota besar.

kadang-kadang digunakan sebagian bahan untuk membuat pagar atau honai (rumah asli penduduk papua). Akar tanaman buah merah merupakan akar udara yang menempel di batang pokok. Akar udara ini menempel di batang sampai ketinggian 150 cm. Warna akar udara sama dengan batang dan cabang. Akar tanaman buah merah seperti ini berfungsi menyangga batang tanaman yang tinggi, sehingga tidak mudah roboh jika tertiup angin dan terkena terpaan air hujan. Akar tanaman buah merah kadang-kadang ditumbuhi tunas yang bisa dipakai untuk perbanyakan tanaman.

utama bisa mencapai lima buah. Batang dan cabang tanaman buah merah Papua ditumbuhi duri kecil dan tajam. Warna batang cokelat muda atau cokelat tua, kadang-kadang belang antara kedua warna tersebut. Oleh penduduk setempat, batang tanaman yang sudah tua Daun tanaman buah merah berbentuk pita memanjang berwarna hijau tua. Lebar daun 5-10 cm dan panjangnya bisa mencapai 150 cm. Bagian tepi daun ditumbuhi duh. Susunan daunnya berseling menumpuk di ujung batang atau cabang tanaman. Pangkal pertemuan daun kadang-kadang dijadikan sarang oleh burung.

Buah merah berbentuk lonjong dengan diameter 5-15 cm, panjangnya bisa mencapai 150 cm, dengan berat 3-12 kg per buah. Berat dan ukuran buah merah papua bervariasi tergantung dari jenisnya. Setelah tua, buah merah berwarna merah tua tetapi saat masih muda berwarna hijau. Seiring dengan bertambahnya umur, warnanya berangsur-angsur berubah menjadi cokelat dan akhirnya memerah setelah tua. Salah satu jenis Pandanus conoideus ini ada juga yang berwarna kuning, yaitu yang bernama yanggiru atau wanggeni.

yang sangat keras dan terbungkus daging buah berwarna merah. Biji yang menempel di empulur ini tersusun rapi, sehingga sekilas bentuknya menyerupai kulit nangka. Panjang biji sekitar 1 cm dan diameternya 0,2 cm.

Umumnya. tanaman akan mengeluarkan buah untuk pertama kalinya saat berumur tiga tahun sejak ditanam. Namun, di dataran rendah, seperti di Jayapura, tanaman yang berumur dua tahun sudah mengeluarkan buah dan slap untuk dipanen. Bahkan, tanaman yang ditanam penduduk di daerah Memberamo sudah berbuah saat berumur 1,5 tahun. rendah dan berangsur-angsur bergerak ke daerah dataran tinggi.

Pustaka - Deskripsi Tanaman Buah Merah


Pro & kontra buah merah: pendapat pakar dan praktisi Oleh Redaksi AgroMedia Pustaka

Foto/Gambar
buahmerahmade

0 comments:

Poskan Komentar