Sabtu, 22 September 2012

Bahan Baku Semen

Bahan Baku Utama Semen


Bahan baku semen yang utama untuk diproduksi  adalah bahan-bahan yang mengandung mineral kapur (Ca0), silika (Si02), alumina (Al203), dan besi oksida (Fe203). Sumber bahan baku tersebut dapat diperoleh dari berbagai jenis batuan dan mineral yang mengandung keempat senyawa oksida tersebut. Bagi industri semen di tanah air, bahan baku semen yang mereka gunakan berupa batu kapur, tanah liat, pasir silika, dan pasir besi.

Sumber kapur pada semen diperoleh dari limestone, chalk, dan marl. Clay dan shale merupakan sumber silika dan alumina, sedangkan besi oksida diperoleh dari penambangan pasir besi.


Pada dasarnya tiap-tiap industri semen memiliki proses produksi yang hampir sama, perbedaannya terdapat pada tata letak dan jenis peralatan yang digunakan. Secara umum dikenal dua jenis proses produksi semen, yaitu dry process dan wet process.

Pada dry process, tahapan penggilingan (grinding) dan pencampuran (blending) bahan Baku semen dilakukan dalam kondisi kering. Namun pada wet process, campuran bahan bakunya dilakukan pada kondisi basah.

Table : Sumber Bahan Baku Pembuatan Semen







































































































Bahan BakuChalkClayLimestoneShaleMarlTypical Raw Mix
SiO21,1460,482,1655,6716,8614,30
AI2O30.2817,791,0921,503,383,03
FE2O30,146,770,549,001,111,11
CaO54.681,6152,720,8942,5833,38
MgO0.483,100,682,810,620,59
S0,01n.d.0,030,30nilnil
SO30,070,210,02nil0,080,07
K2O0,042,610,264,560,660,52
Na2O0,090,740,110,820,120,13
Loss on Ignition43,046,6542,364,6534,6635,86

Pustaka - Bahan Baku Semen


Semen; jenis & aplikasinya Oleh Syarif Hidayat


0 comments:

Poskan Komentar